google6bd070d8ccaa9c6e.html
Butuh Bantuan? Customer Service Pusat Penjualan Kostum Anak Lucu siap melayani dan membantu Anda dengan sepenuh hati.
Beranda » » Jantung Anak Lelaki Ini Berhenti, Akibat Satu Gigitan Hot Dog

Jantung Anak Lelaki Ini Berhenti, Akibat Satu Gigitan Hot Dog

Ditulis pada: 8 September 2017 | Kategori:

Jantung Anak Lelaki Ini Berhenti, Akibat Satu Gigitan Hot DogBeberapa waktu terakhir berlangsung insiden mengerikan di Turki yang menempa seseorang anak lelaki berumur sembilan tahun.. Anak yg tidak dijelaskan namanya ini alami serangan jantung mendadak selesai melahap satu gigitan hot dog.

Sesudah alami serangan jantung, anak itu segera dilarikan ke rumah sakit paling dekat serta memperoleh diagnosis sindrom Brugada. Sindrom ini adalah keadaan langka yang menghantam desakan pada saraf yang menghubungkan perut serta dada.

Waktu tiba dirumah sakit anak lelaki itu masih tetap memperoleh resusitasi serta terima implantasi defibrilator– surprise listrik terkontrol–untuk kembalikan irama jantung. Sayang, ia tidak tertolong serta jantungnya betul-betul berhenti.

Seperti diambil situs Cosmopolitan, Kamis (7/9/2017) Brugada umumnya cuma berlangsung pada seorang dewasa serta beberapa orang yang mempunyai kisah keluarga dengan Brugada. Dilaporkan dalam jurnal Pediatrics, diprediksikan masalah itu yaitu langka serta tidak terduga.

Menurut Stanford Center for Inherited Cardiovascular Disease, Brugada cuma berlangsung pada empat dari 1. 000 orang, serta pemicunya juga bukanlah karna konsumsi hot dog atau junk food semacam. Tetapi, dalam situs Daily Mail, tim dokter di Istanbul menyebutkan pada masalah ini mesti ada pelajari dengan detil untuk meyakinkan serangan jantung yang berlangsung pada anak.

Jantung Anak Lelaki Ini Berhenti, Akibat Satu Gigitan Hot Dog | Kostum Anak Lucu

Tags: Akibat Satu Gigitan Hot Dog, Jantung Anak Lelaki Ini Berhenti

Belum ada Komentar untuk Jantung Anak Lelaki Ini Berhenti, Akibat Satu Gigitan Hot Dog

Silahkan tulis komentar Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Blog Terbaru

Cerita Pasutri Muda Punyai 13 Anak, Semuanya Tidak Sekolah

Cerita Pasutri Muda Punyai 13 Anak, Semuanya Tidak Sekolah Ditulis pada: 23 October 2017

Arti ” banyak anak banyak rezeki ” tidak terus-terusan jadi semboyan orang-tua jaman dahulu. Kenyataannya, masih tetap ada ortu milenal yang mengaplikasikannya, yakni keluarga Cheriatna. Dengan istri terkasih, pria kelahiran th. 1974 ini hidup bahagia dengan keluarga besarnya. Buah hati... Baca selengkapnya »

5 Alasan Sepele Penyebab Anak Sulit Makan

5 Alasan Sepele Penyebab Anak Sulit Makan Ditulis pada: 23 October 2017

Anak sulit makan senantiasa jadi problema beberapa Ibu. Masalah ini sering berlangsung saat anak-anak masuk umur perkembangan awal yakni 1-5 th., dimana permainan serta jajanan lebih menarik daripada makanan pokok. Anak malas menggunakan atau memakan makanannya bukanlah bermakna ia tidak... Baca selengkapnya »

Ajarkan Kelola Emosi Mulai sejak Awal Hindarkan Anak dari Masalah Jiwa

Ajarkan Kelola Emosi Mulai sejak Awal Hindarkan Anak dari Masalah Jiwa Ditulis pada: 23 October 2017

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Barat, Merry Yuliesday, menyebutkan perlunya memberi evaluasi mulai sejak awal pada anak dalam mengelola emosi bisa hindari penyakit masalah jiwa. Ia menyebutkan penyakit masalah jiwa ini dapat dijauhi lewat cara memanajemen emosi mulai sejak kecil,... Baca selengkapnya »

4 Kebiasaan Aneh Anak Perempuan di Mata Anak Laki laki

4 Kebiasaan Aneh Anak Perempuan di Mata Anak Laki laki Ditulis pada: 23 October 2017

Anak perempuan miliki kebiasaan yang tidak umum dikerjakan anak lelaki. Kebiasaan ini sering kali dilihat aneh oleh anak lelaki. Seperti Anda yang miliki anak perempuan. Terdapat banyak rutinitas anak perempuan yang mungkin saja buat saudara lelakinya jadi menghina atau menertawakannya.... Baca selengkapnya »

Ini Dampak Buruk Apabila Orang-tua Seringkali Berteriak Memarahi Anak

Ini Dampak Buruk Apabila Orang-tua Seringkali Berteriak Memarahi Anak Ditulis pada: 23 October 2017

Berteriak pada anak memanglah wajar dilakukan orang-tua. Umumnya beberapa orang-tua mengerjakannya waktu anak-anak buat kekeliruan atau waktu mereka berulah. Tetapi nyatanya, aksi itu bisa memberi dampak negatif pada anak. Merilis David Wolfe, Rabu (4/10/2017), waktu orang-tua berteriak hal semacam ini... Baca selengkapnya »